PROFIL DIsperindag


     Setelah penerapan otonomi sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999, pembinaan dan pengembangan sektor industri dan perdagangan di Jawa Barat diintegrasikan antara Instansi Kantor Wilayah Departemen Perindustrian, Kantor Wilayah Departemen Perdagangan dan Dinas Teknis Pemda Tk. I Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2000 tentang Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat. Pada saat itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretariat Daerah.

        Dengan terbentuknya Dinas Industri dan Perdagangan Agro berdasarkan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2000 tentang Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat telah terjadi perubahan struktur organisasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

        Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat tugas pokok dan fungsi Dinas Industri dan Perdagangan Agro telah diintegrasikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

VISI :


"TERWUJUDNYA PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN JAWA BARAT YANG BERDAYA SAING TINGGI"

BERDAYA SAING : kemampuan bersaing masa lalu, masa kini dan masa mendatang untuk dapat tumbuh (berkembang) dengan kemampuan tinggi di antara persaingan industri dan perdagangan untuk menjadi lebih unggul.
MEWUJUDKAN DAYA SAING : lebih memusatkan perhatian untuk merebut pasar dengan harga yang lebih bersaing melalui efisiensi biaya produksi; memanfaatkan kekhasan model atau kualitas terbaik yang tidak terdapat pada pihak lain lain sehingga menarik pembeli;  memusatkan perhatian (fokus) pada segmen pasar tertentu dan dengan menggunakan kombinasi dari kemamuan yang dimiliki.

Untuk mewujudkan visi dalam lima tahun ke depan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat  berupaya melaksanakan dan mengusahakan  misi guna menjawab pertanyaan apa bisnis atau usaha yang dilakukan dalam lima tahun mendatang.

MISI :

  1. " Meningkatkan daya saing industri Jawa Barat. "

  2. " Mendorong peningkatan perdagangan luar negeri. "

  3. " Meningkatkan kelancaran dan stabilitasi sistem distribusi, pengamanan pasar dalam negeri dan perlindungan konsumen. "

  4. " Meningkatkan kinerja sumber daya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat. "

        Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 69 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dapat disampaikan sebagai berikut :

Tugas Pokok : Melaksanakan pemerintahan Daerah perindustrian dan perdagangan berdasarkan asas otonomi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan.

Fungsi :

  1. Penyelenggaraan perumusan dan penetapan kebijakan teknis perindustrian dan perdagangan meliputi Ilmatattel, industri aneka, kerajinam dan kimia, industri agro, perdagangan dalam negeri, perdagangan luar negeri, promosi dan kerjasama industri dan perdagangan
  2. Penyelenggaraan dan fasilitasi pengendalian dan pengawasan perindustrian dan perdagangan meliputi Ilmatattel, industri aneka, kerajinan dan kimia, industri agro, perdagangan dalam negeri, perdagangan luar negeri, promosi dan kerjasama industri dan perdagangan.
  3. Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka tugas pokok dan fungsi Dinas
  4. Penyelenggaraan fasilitasi pemungutan retribusi dan penerimaan pendapatan bukan pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
  5. Penyelenggaraan tugas lain dari Gubernur sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Struktur organisasi Dinas perindustrian dan perdagangan Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut:

  1. Kepala Dinas
  2. Sekretariat,  membawahkan :
    1. Subag Perencanaan dan Program
    2. Subag Keuangan
    3. Subag Kepegawaian dan Umum
  3. Bidang ILMATTATEL (Industri Logam, Mesin, Tekstil dan produk Tekstil, Alat Transportasi, Telematika dan Elektronika), membawahi:
    1. Seksi Industri Logam dan Mesin
    2. Seksi Industri Alat Transportasi, Telematika dan Elektronika
    3. Seksi Industri Tekstil dan Produk Tekstil
  4. Bidang IAKK (Industri Aneka, Kerajinan   dan Kimia). Pada pelaksanaan Tugas pokok dan Fungsinya, membawahi:
    1. Seksi Aneka Industri
    2. Seksi Industri Kerajinan
    3. Seksi Industri Kimia
  5. Bidang Industri Agro. Bidang ini sebagai salah satu bidang baru pada struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat,  membawahi:
    1. Seksi Industri Makanan
    2. Seksi Industri Minuman dan Tembakau
    3. Seksi Industri Hasil hutan dan Perkebunan
  6. Bidang Perdagangan Dalam Negeri, membawahi:
    1. Seksi Bina Pasar
    2. Seksi Bina Usaha dan Sarana Perdagangan
    3. Seksi Perlindungan Konsumen dan Pengawasan
  7. Bidang Perdagangan Luar Negeri, membawahi:
    1. Seksi Ekspor Hasil Industri dan Pertambangan
    2. Seksi Impor
    3. Seksi Ekspor Hasil Pertanian Perkebunan dan Kehutanan
  8. Bidang Promosi, Kerjasama Industri dan Perdagangan, membawahi :
    1. Seksi Promosi Ekspor
    2. Seksi Kerjasama Dagang
    3. Seksi Kerjasama Industri
  9. Balai Pengembangan Perindustrian, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Pengembangan Teknologi
    3. Seksi Pengembangan Usaha
  10. Balai Kemetrologian Bandung, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Teknis
    3. Seksi Standarisasi Ukuran dan Laboratorium
  11. Balai Kemetrologian Tasikmalaya, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Teknis
    3. Seksi Standarisasi Ukuran dan Laboratorium
  12. Balai Kemetrologian Cirebon, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Teknis
    3. Seksi Standarisasi Ukuran dan Laboratorium
  13. Balai Kemetrologian Bogor, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Teknis
    3. Seksi Standarisasi Ukuran dan Laboratorium
  14. Balai Kemetrologian Karawang, membawahi :
    1. Subbag Tata Usaha
    2. Seksi Teknis
    3. Seksi Standarisasi Ukuran dan Laboratorium

Bidang Perindustrian :

  1. Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah
    1. Pembentukan Wirausaha Baru
  2. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah
    1. Pengembangan Industri Kerajianan
    2. Peningkatan Usaha di Rumah Kemasan
    3. Fasilitasi kerjasama Industri dan Pengembangan Produk Ekonomi Unggulan di Kab/Kota
    4. Piloting Penanggulangan Kemiskinan melalui Pengembangan Kewirausahaan Industri Kecil
    5. Pengembangan Olahan Pangan Berbasis Produk Hewani
  3. Program Penataan Struktur dan Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri
    1. Pengembangan Industri Kreatif Berbasis Teknologi Informasi dan Elektronika
    2. Pengembangan Industri Makanan dan Minuman
    3. Pengembangan Industri Kreatif Berbasis Makanan Olahan
    4. Pengembangan Industri Otomotif Logam dan Mesin
    5. Pengembangan Industri Rotan dan Furniture Non Rotan
    6. Peningkatan Teknologi Industri Aneka dan Kimia
    7. Penguatan Industri Kreatif Berbasis Fashion
    8. Fasilitasi Sertifikasi Mutu Industri Kecil Menengah
    9. Peningkatan Teknologi di Lingkungan Sub Unit Pengembangan IKM
    10. Pengembangan Agribisnis dan Industri Olahan Berbasis Buah
    11. Pengembangan Industri Minuman Berbasis Kopi Teh dan Coklat
    12. Pengembangan Industri Manufaktur Berbasis Tematik Kewilayahan (TKW021)
    13. Pengembangan Industri Keramik dan Gerabah (TKW022)

Bidang Perdagangan :

  1. Program Peningkatan dan Pengembangan Sistem Perdagangan Dalam Negeri
    1. Fasilitasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
    2. Pembinaan dan Penataan Pasar Tradisional
    3. Pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) Daerah
    4. Peningkatan dan Pengembangan Kerjasama Perdagangan
    5. Fasilitasi penyelenggaraan Pasar Lelang Forward Komoditi Agro
    6. Dukungan Operasi Pasar Murah (OPM) Kepokmas
    7. Pusat Pemuliaan Beras Varietas Pandanwangi dan Pengembangan Varietas Unggul
    8. Pusat Budidaya Ikan Air Tawar dan Ikan Hias untuk Pasar Regional dan Global (TKW012)
  2. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor
    1. Peningkatan Promosi Ekspor dan Perluasan Pasar
    2. Penguatan Daya Saing Produk Ekspor
    3. Pengembangan Jasa Perdagangan dan Industri Kreatif (TKW044)
  3. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
    1. Peningkatan dan Pengembangan Pelayanan Kemetrogian Balai Kemetrologian Karawang
    2. Peningkatan dan Pengembangan Pelayanan Kemetrologian Balai Kemetrologian Bogor
    3. Peningkatan dan Pengembangan Pelayanan Kemetrologian Balai Kemetrologian Bandung
    4. Peningkatan dan Pengembangan Pelayanan Kemetrologian Cirebon
    5. Peningkatan dan Pengembangan Pelayanan Kemetrologian Balai Kemetrologian Tasikmalaya
    6. Fasilitasi Pengawasan Barang Beredar dan Kemetrologian

Seraya memanjatkan  puji syukur ke  hadirat Allah S.A.W,  atas  limpahan rakhmat, taufik dan hidayahnya sehingga  Rencana Kerja  ( RENJA )  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2012 telah selesai disusun sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. 

Penyusunan  Rencana Kerja  Tahun 2012,  berpedoman  kepada RENSTRA  Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Provinsi Jawa Barat  yang telah diselaraskan dengan Peraturan Daerah Provinsi Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang RPJMD Jawa Barat 2008-2013  dan  Pembahasan Rancangan Awal  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Provinsi Jawa Barat Tahun  2012 pada tanggal 16 Februari 2011 . 

Penyusunan RENJA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat berpedoman kepada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 050/02/Bpp tanggal 5 Januari 2011 tentang Pedoman Penyusunan RENJA OPD Provinsi Jawa Barat. Prosesnya diawali dengan evaluasi dan pembahasan internal khususnya yang berhubungan pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya, selanjutnya diselaraskan dengan hasil Raker Kementerian Perindustrian ( tgl.28-02-2011 ) dan Arah Kebijakan Kementerian Perdagangan serta koordinasi dengan Dinas yang membidangi Perindustrian dan Perdagangan di Kabupaten/Kota.  

Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dengan dukungan dana APBD Jawa Barat  sebagain besar diarahkan untuk mentuntaskan janji Gubernur yang telah tersurat dalam RPJMD  Jabar 2008-2013 dan prioritas 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat memberikan jenis layanan :

  1. Administrasi
    1. Perizinan
    2. Rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI)
    3. Rekomendasi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Bahan Berbahaya (B2)
    4. Rekomendasi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Minuman Beralkohol
    5. Rekomendasi Izin Tipe Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP); dan
    6. Rekomendasi Tanda Pabrik.
  2. Jasa
    1. Pelayanan Kemetrologian
    2. Pelayanan Tera dan Tera Ulang
    3. Pelayanan Pengujian Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)
    4. Pelayanan Kalibrasi UTTP
    5. Pelayanan Dokumen Ekspor dan Impor
    6. Penerbitan Angka Pengenal Impor (API)
    7. Penerbitan Dokumen Surat Keterangan Asal (SKA) / Certificate of Origin (CEO)
    8. Pelayanan Teknologi
    9. Pelayanan Teknologi Mesin/Peralatan
    10. Pelayanan Teknologi Kemasan

Copyright © 2014 - 2017 | Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat