04 Aug 2021

Rencana Kerja Tahun 2020


10 Feb 2020, 11:03 Admin Disperindag Dibaca : 1,620


 

 

 

 

 

 

            Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah untuk jangka waktu 20 (duapuluh) Tahun, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk jangka waktu 5 (lima) Tahun dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk jangka waktu 1 (satu) Tahun. Menurut ketentuan perundang-undangan bahwa RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD. Sehubungan dengan RPJMD Tahun 2018 – 2023 belum ditetapkan pada saat penyusunan RKPD Tahun 2020, maka dokumen RKPD ini mengacu kepada RPJPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025, yang  diserasikan dengan Rancangan Teknoratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ahun 2020-2024.

               Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 merupakan penjabaran dari Rancangan RPJMD Jawa Barat Tahun 2018 – 2023 dan dikarenakan Rencana Strategis (Renstra)Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun 20182023 belum ditetapkan, maka dokumen Renja ini mengacu kepada RPJPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025, yang  diserasikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Pemerintah (RPJP) Tahun 2005 - 2025.

            Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 merupakan kolaborasi dari rancangan-rancangan sistem perencanaan pembangunan Tahunan Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Pada tahap persiapan telah dilakukan penyusunan Rancangan Rencana Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 - 2023. Hasil rancangan Rencana Strategis menjadi salah satu input dari penyusunan Rencana Kerja. Selanjutnya, Rencana Kerja Tahun 2020 disusun dan disempurnakan dengan kesepakatan program dan kegiatan mulai dari penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dan Forum Perangkat Daerah bidang Industri dan Perdagangan se-Jawa Barat. Hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan sebelumnya pun turut berkontribusi terhadap penyusunan program dan kegiatan.

               Tahun 2020 merupakan tahun kedua untuk mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan inovasi dan kolaborasi. Pada tahun kedua ini, keberhasilan yang ingin dicapai adalah penguatan sumber daya bagi penguatan kapabilitas fasilitasi akselerasi industri dan perdagangan. Sesuai dengan RPJPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2005 – 2025, indikasi terwujudnya pencapaian visi pembangunan Provinsi Jawa Barat bidang industri dan perdagangan ditandai dengan Provinsi termaju dalam bidang industri manufaktur, industri jasa dan industri kreatif. Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 berada pada masa transisi tahapan awal evaluasi dari pencapaian kinerja RPJMD periode 2018 – 2023 melalui program unggulan Tahun 2018 – 2023 yang fokus pada pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi.

            Pembangunan bidang industri dan perdagangan dirumuskan berdasarkan isu strategis dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan. Program di Bidang Perindustrian yaitu Program Pembangunan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Program Pembangunan Industri Agro, Kimia, Tekstil dan Aneka, Program Pemberdayaan Industri Pangan, Olahan dan Kemasan, Program Pemberdayaan Industri Logam yang fokus pada 10 (sepuluh)industri unggulan Jawa Barat, yaitu Industri Pangan; Industri Farmasi, Kosmetik dan Alat Kesehatan; Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Alat Transportasi; Industri Elektronika dan Telematika; Industri Pembangkit Energi; Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri; Industri Hulu Agro; Industri Logam Dasar dan Bahan Galian bukan Logam dan Industri Kimia Dasar berbasis Migas dan Batubara. Program di bidang perdagangan adalah Program Peningkatan Perdagangan Luar Negeri Jawa Barat, Program Peningkatan Perdagangan Dalam Negeri, Program Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Program Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro, Program Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Logam dan Elektronika, Program Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Air Minum Dalam Kemasan serta Program Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Keramik dan Tabung Gas.