18 Oct 2021

Tupoksi


10 Feb 2020, 10:44 Admin Disperindag Dibaca : 2,918


Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu pelaksana teknis Gubernur dalam Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat. Dalam struktur organisasi baru berdasarkan Peraturan Daerah tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat mempunyai tugas pokok : “Melaksanakan urusan pemerintah daerah bidang perindustrian dan perdagangan”. Dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat  mempunyai fungsi :

1. Penyelenggaraan perumusan dan penetapan kebijakan teknis bidang perindustrian dan perdagangan meliputi bidang: Industri Agro, Kimia, Tekstil, dan Aneka, Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Perdagangan Luar Negeri, Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen;

2. Penyelenggaraan dan fasilitasi pengendalian dan pengawasan perindustrian dan perdagangan meliputi Industri Agro, Kimia, Tekstil, dan Aneka, Industri Logam, Mesin,Alat Transportasi, dan Elektronika, Perdagangan Luar Negeri, Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen;

3. Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dinas;

Sesuai Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 82 Tahun 2020 tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat, struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut :

a.   Kepala Dinas;

b.   Sekretariat, membawahkan:

     1) Subbagian Perencanaan dan Pelaporan;

     2) Subbagian Keuangan dan Aset; dan

     3) Subbagian Kepegawaian, Umum dan Kehumasan.

c. Bidang Industri Agro, Kimia, Tekstil, dan Aneka, membawahkan:

   1) Seksi Pengembangan Industri Agro, Kimia, Tekstil dan Aneka;

   2) Seksi Sumber Daya dan Sarana Prasarana Industri Agro, Kimia,

       Tekstil, dan Aneka; dan

   3) Seksi Pemberdayaan Industri Agro, Kimia, Tekstil, dan Aneka.

d. Bidang Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika,

    membawahkan:

    1) Seksi Pengembangan Industri  Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan

        Elektronika;

    2) Seksi Sumber Daya dan Sarana Prasarana Industri Industri Logam,

        Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika; dan

    3) Seksi Pemberdayaan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan

        Elektronika.

e. Bidang Perdagangan Luar Negeri, membawahkan:

    1) Seksi Bina Usaha;

    2) Seksi Pengembangan Ekspor; dan

                 3) Seksi Fasilitasi Ekspor dan Impor.

             f.  Bidang Perdagangan Dalam Negeri, membawahkan:

                1) Seksi Barang Pokok dan Barang Penting;

   2) Seksi Bina Usaha dan Sarana Perdagangan; dan

                3) Seksi Promosi dan Kerjasama.

             g. Bidang Perlindungan Konsumen, membawahkan:

                1) Seksi Pengawasan;

                2) Seksi Pemberdayaan Konsumen; dan

                3) Seksi Tertib Niaga.

              h. Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 62 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 69 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, struktur Unit Pelaksana Teknis Daerah di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut :

             1. Unit Pelaksana Teknis Daerah Industri Logam Kelas A, membawahkan :

                 1) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Logam Bandung;

    2) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Logam Sukabumi; dan

                 3) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Logam Bogor.

             2. Unit Pelaksana Teknis Daerah Industri Pangan, Olahan dan Kemasan, Kelas A membawahkan :

                 1) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Persepatuan Bandung;

    2) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Tekstil Bandung;

    3) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kulit Garut;

                 4) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kerajinan Tasikmalaya;

                 5) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Rotan Cirebon;

                6) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Perkayuan Sumedang; dan

                7) Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kemasan Bandung.

            3. Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Logam dan Elektronika Karawang, Kelas A;

            4. Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Keramik dan Tabung Gas Bogor, Kelas A;

            5. Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Air dalam Kemasan Cirebon, Kelas A; dan

            6. Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro Bandung, Kelas A, membawahkan Satuan                            Pelayanan Pegujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro Tasikmalaya.