Berita eksternal


Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Pengetatan Pasokan



Harga minyak mentah dunia pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (23/10/2017) menunjukkan kenaikan di tengah keprihatinan pasokan dari Timur Tengah (Timteng). Ditambah pasar Amerika Serikat (AS) memperlihatkan sinyal lanjutan pengetatan, sementara permintaan di Asia terus meningkat.

Seperti dilansir Reuters pada perdagagan pagi ini, minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional untuk harga minyak berada di level USD57,84 per barel pada pukul 00.56 GMT. Posisi tersebut meningkat 9 sen yang setara mendekati 0,16^% dari sesi terakhir. Sementara harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) adalah USD52,03 per barel dengan tambahan 19 sen atau 0,37%. "Harga minyak terlihat nyaman terus berada di atas level USD50 ketika rantai pasokan terganggu di wilayah Kurdi, Irak untuk menjadi dorongan kepada harga," ujar analis investasi Rivkin Securities William O'Loughlin. "Produksi AS belum lama ini juga terpengaruh oleh serangan badai untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan. Dan jumlah rig atau pengeboran AS untuk minggu ketiga beruntun berkurang," sambungnya. Jumlah pengeboran AS untuk produksi baru mengalami kejatuhan menjadi 736 pada 20 Oktober, atau tingkat terendah sejak Juni seperti disampaikan General Electric Co. 's (GE N). Harga minyak tergantung kepada permintaan, pengencangan pasar AS dan pasokan untuk membuat harga minyak masih tertahan di tren positif.

Sementara di daerah utama pertumbuhan Asia, konsumsi tetap kuat terutama di China dan India, untuk menjadi importir nomor satu dan tiga di dunia. Pada bulan September, tercatat impor India mencapai 4.83 juta barel per hari (bpd) untuk memenuhi meningkatnya permintaan bahan bakar lokal. Mengingat kondisi pasar minyak pengetatan, banyak analis mengharapkan harga akan meningkat lebih lanjut. 

https://ekbis.sindonews.com/read/1250798/35/harga-minyak-dunia-naik-di-tengah-pengetatan-pasokan-1508724508


comments powered by Disqus
" Terwujudnya Perindustrian Dan Perdagangan Jawa Barat Yang berdaya Saing Tinggi "