14 Jul 2020

Turut Tangani COVID-19, ASN Pemprov Jabar Salurkan
Donasi Sebesar Rp 11 Miliar


29 Jun 2020, 20:10 Administrator Dibaca : 10


KOTA BANDUNG - Sebagai wujud kepedulian dalam penanganan COVID-19 di Jawa Barat, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 11 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Secara simbois, dana bantuan tersebut diterima Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Senin (29/6/2020).

Widyaiswara Ahli Utama Daud Achmad mengatakan, bantuan dana ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini merupakan salah satu peran serta ASN Jawa Barat dalam penanganan COVID-19 di Jawa Barat. Selain itu, ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun turut melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai COVID-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepedulian ASN Jawa Barat dalam turut serta berpartisipasi aktif dalam penanganan wabah ini.

“Para ASN Jawa Barat yang menyumbang donasi untuk COVID-19 secara sukarela dari penghasilannya. Tadi, total kurang lebih sekitar Rp 11 miliar disumbangkan," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini.

Menurut Kang Emil, pandemi COVID-19 adalah masalah bersama. Semua pihak harus ikut serta dalam penanganannya, baik dengan ilmu, harta, maupun tenaga.

"Karena semua paham ini adalah kerja bersama masing-masing harus melakukan pengorbanan. Yang punya harta berkorban dengan harta demi bela negaranya, yang punya ilmu dengan ilmunya, yang punya tenaga dengan tenaga," ucapnya.

"Atas nama pimpinan saya sangat terharu, mengucapkan terima kasih pada seluruh ASN yang sudah meluangkan rezekinya untuk perjuangan kita melawan COVID-19," tutur dia.

Dana tersebut akan dimanfaatkan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 untuk penanganan COVID-19.

Kang Emil mengatakan, dalam penanganan COVID-19, pihaknya memiliki metodologi yang jelas dan terukur, sehingga keputusan yang diambil efisien. Maka tidak heran apabila UNDP (United Nations Development Programme) dan sejumlah pihak mengapresiasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat.

"Jawa Barat mempunyai metodologi yang jelas dan terukur yang hasilnya membuktikan metodelogi profesional, maka kami diapresiasi oleh UNDP, kemudian media dari Singapura, Hongkong juga sama-sama mengapresiasi," katanya. (*)


Berita Utama Berita Eksternal
Apa Komentar Anda ?

0 Komentar

Tidak ada data yang tersedia.